Tafsir Epistemologi Al-Qur’an Juz 30
Buku ini mengajak pembaca melihat juz’Amma dari sudut yang berbeda: bukan sekadar kumpulan surat pendek. melainkan kurikulum pengetahusn Qur’ani–sebuah perjalanan pendidikan yang membimbing manusia dari iqra’, wahyu, bayyinah, pembentukan karakter, berbagai hambatan epistemik, metode belajar qur’ani, hingga ilmu yang bermuara pada iman, adab, amal dan tanggung jawab di hadapan Allah.
Bagaimana jika Juz’Amma tidak hanya membaca, tetapi dibaca sebagai sebuah perjalanan pengetahuan
Buku ini mengajak pembaca melihat juz’Amma dari sudut yang berbeda: bukan sekadar kumpulan surat pendek. melainkan kurikulum pengetahusn Qur’ani–sebuah perjalanan pendidikan yang membimbing manusia dari iqra’, wahyu, bayyinah, pembentukan karakter, berbagai hambatan epistemik, metode belajar qur’ani, hingga ilmu yang bermuara pada iman, adab, amal dan tanggung jawab di hadapan Allah.
Karena ilmu, dalam pandangan Al-Qur’an, tidak berhenti pada apa yang kita ketahui. Ia bertanya lebih jauh: Siapakah kita setelah mengetahui?
Inilah perjalanan yang ditawarkan buku ini: membaca Juz’Amma sebagai jalan untuk membentuk manusia yang berilmu, berimsn, beradab, dan bertanggung jawab.





Ulasan
Belum ada ulasan.